PT Prosaintifik Java Kreasindo
ARTICLE

Perawatan Furnitur dan Fasilitas Laboratorium yang Perlu Diperhatikan

Perawatan laboratorium mencakup pembersihan, pemeriksaan furnitur, pemantauan utilitas, dan pencatatan kondisi fasilitas secara berkala.

4 Oktober 2026 3 menit baca

Perawatan Furnitur dan Fasilitas Laboratorium yang Perlu Diperhatikan

Menjaga Fasilitas Setelah Instalasi

Setelah laboratorium selesai dipasang, pekerjaan berikutnya adalah menjaga fasilitasnya tetap berfungsi sesuai kebutuhan. Meja, kabinet, sink, dan peralatan pendukung memerlukan perhatian selama digunakan.

Perawatan sebaiknya dilakukan melalui jadwal dan pencatatan yang jelas. Dengan begitu, perubahan kondisi dapat dikenali dan ditindaklanjuti sebelum mengganggu kegiatan laboratorium.

1. Bersihkan Permukaan Sesuai Jenis Material

Gunakan metode dan bahan pembersih yang sesuai dengan rekomendasi produsen. Produk pembersih yang cocok untuk satu material belum tentu cocok untuk material lainnya.

Jika terjadi tumpahan bahan berbahaya, ikuti prosedur penanganan tumpahan dan informasi pada lembar data keselamatan bahan atau SDS. Penanganannya tidak dapat disamakan dengan pembersihan rutin.

2. Periksa Kondisi Furnitur

Lakukan pemeriksaan pada permukaan meja, sambungan, engsel, rel laci, dan bagian rangka yang dapat diperiksa dengan aman.

Catat tanda kerusakan seperti retakan, korosi, sambungan longgar, atau pintu kabinet yang sulit ditutup. Tentukan tindak lanjut berdasarkan jenis kerusakan dan pengaruhnya terhadap penggunaan.

Furnitur yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengguna perlu dinilai sebelum digunakan kembali.

3. Pantau Sambungan Utilitas

Perhatikan kondisi sink, keran, saluran pembuangan, dan sambungan lain yang tersedia. Kebocoran atau gangguan aliran perlu dilaporkan kepada penanggung jawab fasilitas.

Pemeriksaan dan perbaikan listrik, gas, maupun utilitas khusus harus dilakukan oleh personel yang kompeten. Hindari perubahan sambungan tanpa penilaian teknis.

4. Jadwalkan Pemeriksaan Fume Hood

Fume hood atau lemari asam memerlukan pemeriksaan untuk memastikan fungsinya sesuai persyaratan penggunaan. Suara blower atau keberadaan aliran udara saja tidak cukup untuk membuktikan kinerja perlindungannya.

Jadwal dan metode pemeriksaan perlu mengikuti petunjuk produsen, prosedur institusi, serta standar yang relevan. Jika terdapat alarm atau indikasi gangguan, ikuti prosedur penghentian penggunaan dan pelaporan yang berlaku.

5. Simpan Riwayat Pemeliharaan

Gunakan catatan sederhana yang memuat tanggal pemeriksaan, kondisi fasilitas, temuan, tindakan perbaikan, dan petugas yang menangani.

Riwayat tersebut membantu pengelola menentukan prioritas perbaikan, merencanakan penggantian komponen, dan menyusun anggaran pemeliharaan.

6. Sesuaikan Jadwal dengan Penggunaan

Frekuensi perawatan perlu mempertimbangkan intensitas pemakaian, jenis pekerjaan, paparan bahan, dan rekomendasi produsen. Laboratorium dengan penggunaan tinggi dapat membutuhkan perhatian lebih sering.

Jadwal perawatan juga perlu ditinjau ketika terdapat perubahan aktivitas atau penambahan peralatan.

Diskusikan Kebutuhan Pemeliharaan Anda

Prosaintifik menyediakan layanan pemeliharaan untuk mendukung operasional fasilitas laboratorium.

Konsultasikan kondisi fasilitas Anda agar kebutuhan pemeriksaan dan tindak lanjut dapat dibahas bersama tim.

Ingin Merancang Lab Anda?

Tim ahli kami siap membantu Anda mewujudkan fasilitas laboratorium yang aman, efisien, dan memenuhi standar internasional.

Konsultasi Sekarang